Berita terbaru dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan.
Rabu, 26 November 2025- Kecamatan Kesesi melaksanakan kegiatan Pembinaan Wilayah (Pokbinwil) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas kelembagaan dan kualitas pelaksanaan program PKK di tingkat desa, bertempat di aula Kecamatan Kesesi.
Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Kesesi, Ketua TP PKK Kecamatan Kesesi, pengurus TP PKK desa, serta para kader PKK se-Kecamatan Kesesi. Pokbinwil dilaksanakan dengan tujuan untuk memperkuat pemahaman dan implementasi 10 Program Pokok PKK, tertib administrasi, serta optimalisasi peran kader dalam mendukung program pembangunan pemerintah.
Dalam sambutannya, Camat Kesesi menyampaikan bahwa kegiatan Pokbinwil merupakan sarana strategis untuk meningkatkan sinkronisasi program antara PKK kecamatan dan desa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi media evaluasi pelaksanaan kegiatan PKK di lapangan.
“Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan pengurus dan kader PKK dapat meningkatkan kinerja serta sinergi dalam melaksanakan program-program yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan keluarga,” ujar Camat Kesesi.
Rangkaian kegiatan Pokbinwil meliputi pembinaan teknis, peninjauan administrasi, serta sesi diskusi dan tanya jawab. Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme dari seluruh peserta.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Kesesi berharap pelaksanaan program PKK di seluruh desa dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Kamis, 27 November 2025
Kesesi, 10 November 2025 — Pemerintah Kecamatan Kesesi melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-80 Tahun 2025 di halaman kantor kecamatan dengan khidmat dan penuh semangat nasionalisme, pada Senin (10/11).
Upacara dimulai pukul 07.30 WIB dan diikuti oleh seluruh ASN Kecamatan Kesesi, Forkopimcam, Kepala Desa, perangkat desa, perwakilan pelajar, serta unsur organisasi masyarakat. Bertindak sebagai Inspektur Upacara yaitu Danramil Kecamatan Kesesi , dengan petugas upacara dari ASN Kecamatan dan siswa SMA di wilayah Kesesi.
Upacara berlangsung tertib dan penuh makna, diakhiri dengan doa bersama untuk para pahlawan.
Peringatan Hari Pahlawan tahun ini mengusung tema “Semangat Pahlawan untuk Indonesia Emas”, yang diharapkan mampu membangkitkan semangat generasi muda dalam menjaga persatuan dan membangun bangsa menuju Indonesia maju.
Selasa, 11 November 2025
[Gambar]
Kesesi 3 November 2025– Anggota Komisi X DPR RI Ashraff Abu melaksanakan kunjungan kerja sekaligus kegiatan kebudayaan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pelestarian seni dan budaya lokal serta mendorong peran aktif masyarakat dalam menjaga warisan tradisi daerah.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Ashraff Abu beserta rombongan menyambangi beberapa kecamatan, salah satunya Kecamatan Kesesi, yang menjadi tuan rumah kegiatan bertema “Tembang Lawas”. Tema ini diusung untuk menghidupkan kembali semangat masyarakat dalam mencintai dan melestarikan tembang-tembang klasik yang telah menjadi bagian penting dari identitas budaya Jawa.
Acara di Kecamatan Kesesi diisi dengan berbagai penampilan seni tradisional,, yang dibawakan oleh seniman dan pelajar setempat. Masyarakat terlihat antusias mengikuti kegiatan ini, yang tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana edukasi budaya lintas generasi.
Dalam sambutannya, Ashraff Abu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menjaga kelestarian budaya di Pekalongan.
“Budaya adalah akar jati diri bangsa. Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi muda,” ujarnya.
Selain kegiatan seni, kunjungan ini juga menjadi kesempatan bagi Komisi X DPR RI untuk menyerap aspirasi masyarakat di bidang pendidikan, kebudayaan, dan pariwisata. Diharapkan, hasil kunjungan ini dapat menjadi masukan berharga dalam perumusan kebijakan yang berpihak pada pengembangan potensi budaya daerah.
Selasa, 4 November 2025
Pada Selasa malam, 28 Oktober 2025, Desa Watu Gajah, Kecamatan Kesesi, dipenuhi jamaah yang datang untuk mengikuti kegiatan Pekalongan Bershalawat. Acara ini berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri oleh Camat Kesesi beserta jajaran Forkopimcam, para tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta warga Desa Watu Gajah yang datang dengan penuh antusiasme.
Kegiatan bershalawat ini menjadi momentum spiritual yang menyatukan seluruh elemen masyarakat dalam satu majelis dzikir dan cinta Rasulullah SAW. Sejak sore hari, warga sudah tampak memadati lokasi acara, membawa semangat kebersamaan dan keimanan.
Rangkaian Acara : Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk kecintaan terhadap tanah air.
Kemudian, Kepala Desa Watu Gajah memberikan sambutan hangat yang disusul oleh sambutan Camat Kesesi, yang menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga dalam menjaga tradisi keagamaan dan kebersamaan sosial.
Puncak acara ditandai dengan pembacaan shalawat dan dzikir bersama, dipimpin oleh grup hadrah lokal yang diiringi lantunan merdu dan penuh semangat. Ribuan jamaah bershalawat bersama dengan suasana yang haru dan menyejukkan hati.
Makna dan Tujuan Kegiatan.
Kegiatan Pekalongan Bershalawat di Desa Watu Gajah ini bertujuan untuk:
Menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui lantunan shalawat.
Menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah kecamatan, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga.
Menguatkan ukhuwah islamiyah dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Menjadikan shalawat sebagai perekat persatuan dan kedamaian di Desa Watu Gajah.
Selain Camat Kesesi dan jajaran Forkopimcam, hadir pula para ustadz, alim ulama, tokoh pemuda, dan perwakilan organisasi masyarakat. Dalam sambutannya, Camat Kesesi menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini perlu terus dilestarikan sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang religius dan rukun.
“Melalui shalawat, kita tidak hanya memuliakan Rasulullah SAW, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta, damai, dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar beliau dalam sambutannya.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, kesejahteraan masyarakat, dan kemajuan Desa Watu Gajah. Setelah doa, suasana semakin hangat dengan ramah-tamah antarwarga dan tamu undangan.
Kegiatan Pekalongan Bershalawat ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai religius dan kebersamaan tetap tumbuh subur di tengah masyarakat Watu Gajah. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Pekalongan untuk terus menjaga tradisi shalawat dan persaudaraan umat.
[Gambar]
Rabu, 29 Oktober 2025
[Gambar]
Kesesi 28 Oktober 2025, Di Halaman Kecamatan Kesesi menjadi saksi semangat persatuan dan kebersamaan kaum muda Indonesia. Upacara Sumpah Pemuda diselenggarakan sebagai bagian dari peringatan sejarah yang menguatkan komitmen kita untuk menjaga persatuan dalam keberagaman. Hadir bersama kami adalah pegawai Kecamatan Kesesi, Forum Koordinasi Musyawarah Kecamatan (Forkomimcam), perwakilan sekolah, serta kepala desa beserta jajaran.
upacara dimulai tepat pukul 08.00 wib dengan iringan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, dilanjutkan dengan pembacaan Sumpah Pemuda yang dipandu oleh Perwakilan Pemuda.
Rabu, 29 Oktober 2025
Sidomulyo, 21 Oktober 2025 — PemerintahKecamatah Kesesi menggelar kegiatan Rembug Stunting yang bertempat di Balai Desa Sidomulyo. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam percepatan penurunan angka stunting serta peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
Acara tersebut dihadiri oleh Sekcam Kesesi Rinto Hermawan, SH. Kasi Pemerintahan Umum Kecamatan Kesesi, Kepala Desa Sidomulyo beserta perangkat desa, BPD, kader posyandu, bidan desa, perwakilan Puskesmas, TP-PKK, tokoh masyarakat, serta perwakilan orang tua balita. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama dalam mengatasi masalah stunting melalui kolaborasi dan aksi nyata di tingkat desa.
Dalam sambutannya, Sekcam Kesesi menegaskan pentingnya kesadaran bersama mengenai dampak jangka panjang stunting terhadap tumbuh kembang anak. “Penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri. Semua pihak harus bergandengan tangan — mulai dari keluarga, kader kesehatan, hingga pemerintah — agar anak-anak kita tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta berdiskusi mengenai hasil pendataan keluarga berisiko stunting, capaian gizi balita, serta rencana tindak lanjut untuk tahun 2026. Beberapa program prioritas yang disepakati antara lain:
Penguatan kegiatan posyandu dan pemantauan tumbuh kembang anak,
Edukasi gizi seimbang bagi ibu hamil dan keluarga,
Peningkatan akses pangan bergizi lokal,
Pendampingan keluarga berisiko stunting melalui kader pembangunan manusia (KPM).
Rembug Stunting ini menjadi wadah penting bagi Desa Sidomulyo untuk menyusun strategi konkret dalam mendukung target nasional penurunan stunting. Melalui kolaborasi dan komitmen bersama, diharapkan tidak ada lagi anak di Sidomulyo yang mengalami stunting, dan seluruh anak dapat tumbuh sehat serta berprestasi.
Kamis, 23 Oktober 2025
Berita terbaru dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan.
Rabu, 26 November 2025- Kecamatan Kesesi melaksanakan kegiatan Pembinaan Wilayah (Pokbinwil) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas kelembagaan dan kualitas pelaksanaan program PKK di tingkat desa, bertempat di aula Kecamatan Kesesi.
Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Kesesi, Ketua TP PKK Kecamatan Kesesi, pengurus TP PKK desa, serta para kader PKK se-Kecamatan Kesesi. Pokbinwil dilaksanakan dengan tujuan untuk memperkuat pemahaman dan implementasi 10 Program Pokok PKK, tertib administrasi, serta optimalisasi peran kader dalam mendukung program pembangunan pemerintah.
Dalam sambutannya, Camat Kesesi menyampaikan bahwa kegiatan Pokbinwil merupakan sarana strategis untuk meningkatkan sinkronisasi program antara PKK kecamatan dan desa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi media evaluasi pelaksanaan kegiatan PKK di lapangan.
“Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan pengurus dan kader PKK dapat meningkatkan kinerja serta sinergi dalam melaksanakan program-program yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan keluarga,” ujar Camat Kesesi.
Rangkaian kegiatan Pokbinwil meliputi pembinaan teknis, peninjauan administrasi, serta sesi diskusi dan tanya jawab. Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme dari seluruh peserta.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Kesesi berharap pelaksanaan program PKK di seluruh desa dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Kamis, 27 November 2025
Kesesi, 10 November 2025 — Pemerintah Kecamatan Kesesi melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-80 Tahun 2025 di halaman kantor kecamatan dengan khidmat dan penuh semangat nasionalisme, pada Senin (10/11).
Upacara dimulai pukul 07.30 WIB dan diikuti oleh seluruh ASN Kecamatan Kesesi, Forkopimcam, Kepala Desa, perangkat desa, perwakilan pelajar, serta unsur organisasi masyarakat. Bertindak sebagai Inspektur Upacara yaitu Danramil Kecamatan Kesesi , dengan petugas upacara dari ASN Kecamatan dan siswa SMA di wilayah Kesesi.
Upacara berlangsung tertib dan penuh makna, diakhiri dengan doa bersama untuk para pahlawan.
Peringatan Hari Pahlawan tahun ini mengusung tema “Semangat Pahlawan untuk Indonesia Emas”, yang diharapkan mampu membangkitkan semangat generasi muda dalam menjaga persatuan dan membangun bangsa menuju Indonesia maju.
Selasa, 11 November 2025
[Gambar]
Kesesi 3 November 2025– Anggota Komisi X DPR RI Ashraff Abu melaksanakan kunjungan kerja sekaligus kegiatan kebudayaan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pelestarian seni dan budaya lokal serta mendorong peran aktif masyarakat dalam menjaga warisan tradisi daerah.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Ashraff Abu beserta rombongan menyambangi beberapa kecamatan, salah satunya Kecamatan Kesesi, yang menjadi tuan rumah kegiatan bertema “Tembang Lawas”. Tema ini diusung untuk menghidupkan kembali semangat masyarakat dalam mencintai dan melestarikan tembang-tembang klasik yang telah menjadi bagian penting dari identitas budaya Jawa.
Acara di Kecamatan Kesesi diisi dengan berbagai penampilan seni tradisional,, yang dibawakan oleh seniman dan pelajar setempat. Masyarakat terlihat antusias mengikuti kegiatan ini, yang tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana edukasi budaya lintas generasi.
Dalam sambutannya, Ashraff Abu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menjaga kelestarian budaya di Pekalongan.
“Budaya adalah akar jati diri bangsa. Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi muda,” ujarnya.
Selain kegiatan seni, kunjungan ini juga menjadi kesempatan bagi Komisi X DPR RI untuk menyerap aspirasi masyarakat di bidang pendidikan, kebudayaan, dan pariwisata. Diharapkan, hasil kunjungan ini dapat menjadi masukan berharga dalam perumusan kebijakan yang berpihak pada pengembangan potensi budaya daerah.
Selasa, 4 November 2025
Pada Selasa malam, 28 Oktober 2025, Desa Watu Gajah, Kecamatan Kesesi, dipenuhi jamaah yang datang untuk mengikuti kegiatan Pekalongan Bershalawat. Acara ini berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri oleh Camat Kesesi beserta jajaran Forkopimcam, para tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta warga Desa Watu Gajah yang datang dengan penuh antusiasme.
Kegiatan bershalawat ini menjadi momentum spiritual yang menyatukan seluruh elemen masyarakat dalam satu majelis dzikir dan cinta Rasulullah SAW. Sejak sore hari, warga sudah tampak memadati lokasi acara, membawa semangat kebersamaan dan keimanan.
Rangkaian Acara : Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk kecintaan terhadap tanah air.
Kemudian, Kepala Desa Watu Gajah memberikan sambutan hangat yang disusul oleh sambutan Camat Kesesi, yang menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga dalam menjaga tradisi keagamaan dan kebersamaan sosial.
Puncak acara ditandai dengan pembacaan shalawat dan dzikir bersama, dipimpin oleh grup hadrah lokal yang diiringi lantunan merdu dan penuh semangat. Ribuan jamaah bershalawat bersama dengan suasana yang haru dan menyejukkan hati.
Makna dan Tujuan Kegiatan.
Kegiatan Pekalongan Bershalawat di Desa Watu Gajah ini bertujuan untuk:
Menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui lantunan shalawat.
Menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah kecamatan, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga.
Menguatkan ukhuwah islamiyah dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Menjadikan shalawat sebagai perekat persatuan dan kedamaian di Desa Watu Gajah.
Selain Camat Kesesi dan jajaran Forkopimcam, hadir pula para ustadz, alim ulama, tokoh pemuda, dan perwakilan organisasi masyarakat. Dalam sambutannya, Camat Kesesi menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini perlu terus dilestarikan sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang religius dan rukun.
“Melalui shalawat, kita tidak hanya memuliakan Rasulullah SAW, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta, damai, dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar beliau dalam sambutannya.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, kesejahteraan masyarakat, dan kemajuan Desa Watu Gajah. Setelah doa, suasana semakin hangat dengan ramah-tamah antarwarga dan tamu undangan.
Kegiatan Pekalongan Bershalawat ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai religius dan kebersamaan tetap tumbuh subur di tengah masyarakat Watu Gajah. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Pekalongan untuk terus menjaga tradisi shalawat dan persaudaraan umat.
[Gambar]
Rabu, 29 Oktober 2025
[Gambar]
Kesesi 28 Oktober 2025, Di Halaman Kecamatan Kesesi menjadi saksi semangat persatuan dan kebersamaan kaum muda Indonesia. Upacara Sumpah Pemuda diselenggarakan sebagai bagian dari peringatan sejarah yang menguatkan komitmen kita untuk menjaga persatuan dalam keberagaman. Hadir bersama kami adalah pegawai Kecamatan Kesesi, Forum Koordinasi Musyawarah Kecamatan (Forkomimcam), perwakilan sekolah, serta kepala desa beserta jajaran.
upacara dimulai tepat pukul 08.00 wib dengan iringan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, dilanjutkan dengan pembacaan Sumpah Pemuda yang dipandu oleh Perwakilan Pemuda.
Rabu, 29 Oktober 2025
Sidomulyo, 21 Oktober 2025 — PemerintahKecamatah Kesesi menggelar kegiatan Rembug Stunting yang bertempat di Balai Desa Sidomulyo. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam percepatan penurunan angka stunting serta peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
Acara tersebut dihadiri oleh Sekcam Kesesi Rinto Hermawan, SH. Kasi Pemerintahan Umum Kecamatan Kesesi, Kepala Desa Sidomulyo beserta perangkat desa, BPD, kader posyandu, bidan desa, perwakilan Puskesmas, TP-PKK, tokoh masyarakat, serta perwakilan orang tua balita. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama dalam mengatasi masalah stunting melalui kolaborasi dan aksi nyata di tingkat desa.
Dalam sambutannya, Sekcam Kesesi menegaskan pentingnya kesadaran bersama mengenai dampak jangka panjang stunting terhadap tumbuh kembang anak. “Penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri. Semua pihak harus bergandengan tangan — mulai dari keluarga, kader kesehatan, hingga pemerintah — agar anak-anak kita tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta berdiskusi mengenai hasil pendataan keluarga berisiko stunting, capaian gizi balita, serta rencana tindak lanjut untuk tahun 2026. Beberapa program prioritas yang disepakati antara lain:
Penguatan kegiatan posyandu dan pemantauan tumbuh kembang anak,
Edukasi gizi seimbang bagi ibu hamil dan keluarga,
Peningkatan akses pangan bergizi lokal,
Pendampingan keluarga berisiko stunting melalui kader pembangunan manusia (KPM).
Rembug Stunting ini menjadi wadah penting bagi Desa Sidomulyo untuk menyusun strategi konkret dalam mendukung target nasional penurunan stunting. Melalui kolaborasi dan komitmen bersama, diharapkan tidak ada lagi anak di Sidomulyo yang mengalami stunting, dan seluruh anak dapat tumbuh sehat serta berprestasi.
Kamis, 23 Oktober 2025